Senin, 12 Juni 2017 966 Kali di Lihat
Product1 Product1 Product1

Sosok Bripka Iwansyah H Abubakar, yang sehari-hari bertugas di Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian (Biddokkes) Polda Jatim, yang resmi mendapat gelar doktor ilmu hukum dari Universitas Airlangga Surabaya, dengan predikat cumlaude. Prestasi ini diraihnya setelah melaksanakan ujian disertasinya Kamis pagi tadi, dengan judul Kekuatan Pembuktian Otopsi Forensik dalam Tindak Pidana. 

 

Dalam disertasinya, Bripka Iwan menjelaskan, perkembangan teknologi yang pesat berdampak di dunia kedokteran, untuk menentukan penyebab kematian, tidak lagi dilakukan secara bedah manual. Namun kini juga dengan otopsi forensik virtual. Bripka Iwan mengaku, mendapat gelar doktor adalah cita-citanya sejak lama. 

 

Sementara itu, menurut Profesor Nur Basuki Minarno, Guru Besar Ilmu Hukum Pidana, sebagai promotor, ia sangat  mengapresiasi kemauan Bripka Iwan untuk menempuh pendidikan hingga jenjang doktor. 

 

Ia menilai, disertasinya ini sangat menarik dan bermanfaat, yaitu mengenai visum et repertum yang dikaitkan dengan otopsi forensik virtual, karena akan sangat membantu hakim dalam menentukan keputusan, sehingga teori ini dapat diaplikasikan. 

 

Uniknya, Bripka Iwan adalah bintara Polri kedua yang telah bergelar doktor. Ia mendukung dan berharap akan ada bintara- bintara lain yang dapat melanjutkan program doktor. (end)